#PemudaIndonesia: Cengkgo
Punker Berdikari
Apa pendapat lo tentang pemuda sekarang?
Pemuda sekarang terlalu manja. Tinggal nikmatin hidup dari duit orang tuanya. Jiwa nasionalisme dan patriotismenya juga kurang.
Karakter anak-anak street punk kayak gimana sih?
Biasanya emosional, keras, susah diatur, keras kepala. A ya A, B ya B. Tapi di situ letak ketegasan pendiriannya. Mungkin nggak banyak yang tahu sisi dalam anak punk. Selama ini yang dilihat ya kesan urakannya, gembel dan anarkis saja. Padahal anak punk tuh punya idealisme dan nasionalisme yang amat tinggi dan peduli sama keadaan bangsa. Contohnya, banyak anak street punk yang berkreasi lewat ngamen, ngeband, nyablon, dan segala hal, yang sifatnya nggak merugikan lingkungan.
Apa yang dibutuhkan oleh pemuda jaman sekarang?
Perekonomian dan pendidikan. Banyak anak punk yang ekonominya rendah, nggak sekolah otomatis jadi anak jalanan. Padahal ada keinginan untuk bisa lulus sekolah, minimal SMA. Pemerintah harus bisa nampung anak-anak jalanan yang bisa berguna bagi negara. Di negara ini, nggak ada uang, nggak bisa jalan.
Mengenang Sumpah Pemuda, pencapaian tertinggi apa yang ingin lo raih?
Dari sisi dalam, Punk bisa berdikari dan diakui. Caranya, anak-anak street punk memang harus punya skill biar bisa hidup. Jangan sampai mengemis. Kalau punya kemampuan jual suara, ngamen atau bikin band saja. Selain itu dari luar, nggak ada lagi orang-orang yang menganggap sebelah mata anak-anak street punk. Kalau bisa, rangkullah anak-anak punk jalanan, coba dimengerti seperti apa aspirasi mereka. Didukung mau jadi apa, nggak dikucilkan.
Apa prinsip hidup lo?
Terima apa adanya, jalanin apa adanya. Jangan merugikan orang lain, membuktikan diri berguna buat lingkungan.
Nama lengkap: Agus Dwi Prasetyo
Nickname: Cengkgo
Sekolah: SMP 182 Jakarta, SMAN 55 Jakarta
Jakarta, 23 Desember 1990

















