Isi Liburan Dengan Belajar di Luar Negeri
Nggak gratis sih emang. Tapi nggak perlu takut rugi. Selain untuk senang-senang ada ilmu yang bisa dibawa pulang.
Program kayak gini biasanya disebut Beasiswa Pertukaran Pelajar. Banyak penyelenggaranya, sob. Mulai dari instansi swasta bahkan juga kampus-kampus di luar negeri yang kerjasama dengan sekolah kita.
Apa aja yang bisa kita dapatin dari program ini?
"Kita juga belajar mandiri, hidup jauh dari orangtua asli kita.
Selama beberapa hari, pasti kita bakal dipaksa adaptasi. Soalnya budaya dan kebiasaan di sana khan beda. Gue jadi harus terbiasa mandi sehari sekali, harus hemat uang karena di sana harga serba mahal, harus tahan dingin juga. Tapi enaknya, jadi lebih bisa bangun siang. Hehe!" cerita Wafa, siswa International Islamic School yang pernah ngikutin program beasiswa ke New Zealand.
Clip_3web2Waktu tinggal kita di negara tujuan nggak lama kok. Paling lama sebulan, paling cepat dua minggu. Kegiatannya banyak. Mulai dari nyobain belajar di sekolah di sana, ikutan diskusi sama pelajar lintas negara, sampe senang-senang jalan-jalan ke banyak tempat.
Yang tertarik, nggak boleh kelamaan mikir. Sebab program ini emang nggak lama lagi bakal digelar menyambut liburan dan tahun ajaran baru. Nah, sebagai rekomendasi, silakan kebet instansi berikut.
- AFS/ Bina Antarbudaya (Jl. Limau 22 Kebayoran Baru, Jakarta. Telp (021) 7222291)
- Nacel (Jl. Perdagangan No. 99 Bintaro, Jakarta. Telp (021) 7361711)
- Kaplan Aspect (www.kaplanaspect.com)

















