Panitia SOTR SMAN 28 Jakarta Buka Suara
"Kecelakaannya setelah acara"
Salah satu panitia Sahur On The Road (SOTR) sekaligus kakak kelas korban bercerita seputar kronologis kejadiannya. Berikut kutipannya.
“Acara SOTR 28 itu dimulai dari jam 10 malam. Rutenya start dari sekolah-Mampang-Menteng-Sharinah Thamrin. Kita bagi-bagi makanan ke kaum dhuafa selama perjalanan. Habis itu berhenti di Sarinah buat makan sahur. Setelah itu lanjut sholat subuh di Al-Azhar Pusat, Kebayoran Baru. Di situ acaranya sebenarnya selesai. Yang gue tau Bowo pamit pulang duluan soalnya mau nganter cewek-cewek yang ada di mobil Toyota Yaris,” cerita Bayu Adi Prakoso siswa kelas XII IPA 3.
“Kronologis detailnya masih menunggu keterangan korban. Yang gue tau isi mobil itu ada Bowo yang nyetir, penumpangnya Vera, Astrid, Aisyah dan Ratna. Mobil itu ngebut dari arah Mampang ke arah Pejaten. Sebelum Pejaten Village ternyata ada lubang dan setir mobil dibanting ke kiri. Alhasil mobil nabrak separator Busway dan mobil terbalik. Dua teman kami meninggal dan tiga orang masih belum sadarkan diri. Mohon doanya ya,” tambah Bayu.
Mari teman-teman kita doakan semoga amal ibadah Astrid dan Aisyah diterima di sisi-Nya serta dosanya diampuni. Buat Ratna, Bowo dan Vera semoga cepat diberi kesembuhan. Amin.

















