Nge-BeAT Bareng HaiSkulizm SMA Nusantara Medan: Dihebohkan Razia Ikat Pinggang
Di sini para siswa dihebohkan dengan razia ikat pinggang mendadak dari seorang guru.
Beberapa siswa nggak henti-hentinya bertanya kepada panitia kapan acara dimulai, acaranya apa aja, dan apa hadiahnya. Yap, di kunjungan pertama Nge-BeAT bareng Haiskulizm di Medan pada Sabtu (27/02) disambut dengan semangat para siswa SMA Nusantara. Tepat saat bel keluar kelas dibunyikan kontan seluruh siswa langsung melipir keluar untuk menyaksikan.
MC Jimmy ditemani oleh Deri, sang ketua OSIS, untuk membawakan acara. Gelaran pertama adalah presentasi safety riding dari pihak Honda yang dilanjuti dengan BeAT Riding Challenges. Awalnya sih para siswa pada malu-malu untuk nyobain tantangan ini, tapi di tengah-tengah pesertanya malah membludak. Cewek-cewek pun nggak mau kalah untuk ngetes kemampuannya.
Ada yang seru di sini, seorang guru tiba-tiba mendatangi para siswa untuk meminta paksa ikat pinggang mereka. Mereka yang kaget dan bingung cuma bisa pasrah menyerahkan ikat pinggangnya. Bukan apa-apa, jack! guru tersebut bersama tiga siswa lainnya lagi mengikuti sebuah games yang diberikan MC. Tantangannya ya itu tadi, mengumpulkan ikat pinggang sebanyak-banyaknya.
Sejumlah siswa yang tergabung dalam sebuah geng tanpa ragu berfoto di booth BeAT Idol Search diiringi oleh sajian dari solo vokal, ekskul band dan modern dance yang secara bergantian unjuk gigi memperebutkan gelar ekskul terbaik.
Karena band Mister X berhasil membakar suasana dengan musik hardcorenya, mereka didaulat sebagai yang terbaik. Untuk ajang BeAT Idol Search dimenangkan oleh geng Akatsuki dan BeAT Riding Challenges dimenangi oleh Dwi, dengan catatan waktu 14 detik untuk melewati jalur rintangan.
Di akhir acara beberapa cowok yang malu-malu tapi mau, turun ke lapangan untuk berjingkrak-jingkrak bersama Hairdresser Onfire. Mantap!

















