Hari Museum Internasional di Indonesia
Bagaimana kesan dan pendapat pelajar mengenai museum-museum yang ada di Indonesia? Sudah mantap atau banyak kurangnya?
Eitttsss, ga usah bingung kalo hari ini di luaran sana lo banyak liat orang-orang yang pake batik. Karena hari ini, tepatnya 18 Mei diperingati sebagai International Museum Day dan sekaligus untuk mendukung dan menyosialisasikan diakuinya batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009 lalu. Jadi sebagai momen untuk ngerayain keduanya, lo bisa masuk ke beberapa museum tanpa bayar alias gratis, dengan syarat cuma pake batik doang, bro!
Ngomong-ngomong tentang Hari Museum Internasional, mungkin banyak di antara lo semua yang berkunjung ke museum (hanya) karena kebetulan. Entah itu kebetulan karena tugas sekolah atau kuliah yang mewajibkan, atau kebetulan karena agenda kunjungan museum pas study tour ke luar kota.
"Gw terakhir ke museum tuh ke komplek museum di TMII bulan kemaren. Itu juga karena tugas sekolah. Tempatnya sih udah enak, cuma mungkin kurang sosialisasi dan promosi, jadinya ga begitu rame didatengin orang. Kayanya enak juga buat dipake kencan, sekalian nyari pengetahuan bareng gebetan," ungkap Darul, siswa SMAN 1 Margahayu Bandung, yang juga vokalis band Whacky Whimper. Lain itu, Darul yang anak band itu, berharap agar di Indonesia ada museum Instrumen Musik yang lengkap.
Lain lagi pendapat yang dikatakan Riri, siswi kelas 3 SMA YPHB Bogor. Menurutnya museum yang ada di Indonesia keadaannya sangat menyedihkan. Utamanya dari bangunan yang fasilitasnya kurang memadai dan tampak tidak terawat. "Padahal kan kalo semua museum direnovasi dengan desain dalam dan ruang yang bagus, pasti semua orang pengen dateng. Museum sekarang ini malah tampak serem, contohnya museum Zoologi di kota gw, Bogor!"
Itulah keluh dan harapan dari dua pelajar tentang museum yang ada di Indonesia. Mudah-mudahan pemerintah ngedengerin apa yang mereka dan kita semua mau, demi kemajuan museum yang ada di Indonesia. Dimulai dari kita dulu deh, jangan iseng nyorat-nyoret dan buang sampah sembarangan di museum. Okei!

















Komentar