Balada Luis Suarez dan Patrice Evra Bakar Bara Api Old Trafford
Cek lengkap kejadiannya
Balada Luis Suarez dan Patrice Evra berlanjut. Itulah kalimat yang mampu mendeskripsikan beberapa drama yang terjadi pada pertandingan panas Manchester United menjamu tamunya Liverpool di Old Trafford, Sabtu (11/2). Keduanya yang terlibat kasus rasisme dengan Suarez sebagai tertuduh dan Evra sebagai korbannya sudah terlihat panas saat striker asal Uruguay tersebut menolak berjabat tangan dengan Evra di awal pertandingan.
Evra yang mencoba menyelamatkan mukanya pun hampir menarik Suarez agar mau berjabat tangan namun ditolak. Melihat sang kapten diperlakukan tidak sopan oleh sang tamu, pemain United lainya, Rio Ferdinand pun menarik dirinya dari tawaran untuk berjabat tangan dari Luis Suarez.
Pada saat pertandingan baru berjalan 2 menit pun, Evra dan Suarez terlibat persaingan yang ketat saat Suarez berhasil mengelak dari tekel keras Evra. Tekel liar Evra pun menghujam teman sendiri, Rio Ferdinand. Saat turun minum, keduanya memancing sedikit pertengkaran yang melibatkan beberapa pemain Liverpool di lorong stadion. Di akhir pertandingan, emosi Evra yang merasa tidak dihargai sejak awal pertandingan pun pecah.
Sang kapten United pun merayakan kemenangannya dengan cara yang sangat berlebihan. Terlebih lagi saat dirinya berlari sambil merayakan kemenangan tersebut ke arah Luis Suarez yang berjalan tertunduk lesu. Beberapa pemain Liverpool seperti Reina dan Skrtel mencoba menahan aksi tidak sopan Evra tersebut hingga menyulut keributan di depan lorong keluar. Beberapa wartawan Sky Sports juga mengabarkan Evra sempat mengejar Suarez ke dalam lorong namun Skrtel mencegahnya.
Manajer Liverpool, Kenny Dalglish enggan berkomentar banyak mengenai perseteruan Evra dan Suarez sepanjang pertandingan. "Aku tidak melihat Suarez menolak berjabat tangan. Tanya sendiri ke dia kalau sudah baru kita bicara" geram King Kenny. Tidak berbeda dengan Dalglish, Sir Alex pun mengecam insiden kedua pemain tersebut. "Luis Suarez sungguh memalukan. Dia seharusnya tidak bermain sepakbola" kecam Fergie. "Evra tidak seharusnya merayakan kemenangan secara berlebihan seperti itu" tutup Fergie kepada Sky Sports.
Yap, perseteruan ini semakin memanaskan saja dua kubu yang terlibat. Apakah FA akan ambil tindakan? Kita tunggu saja

















