Jumat, 03 Februari 2012
  •      
  • Bookmark
  • Share

Mobil Esemka: Semua SMK Bisa!

Ayo tularkan energi optimis!

(Penulis : Nanda)
Martin

Produksi mobil Esemka ini sebenarnya adalah salah satu pembelajaran untuk siswa SMK, saat mereka belajar secara praktek setelah mengenyam

Produksi mobil Esemka ini sebenarnya adalah salah satu pembelajaran untuk siswa SMK, saat mereka belajar secara praktek setelah mengenyam teorinya di dalam kelas.

“Ada pesanan atau nggak nantinya, kami akan tetap bikin. Karena ini, kan, bisa jadi pembelajaran untuk SMK lain. Ada lebih dari 4200 SMK dengan jurusan otomotif dari 9000 lebih SMK yang ada di Indonesia, mereka juga pasti bisa membuat mobil,” ujar Bapak Kasmadi, Humas SMKN 2 Surakarta optimis.

Keyakinan ini bukan tanpa maksud. Sama seperti keyakinan Bapak Joko Sutrisno tiga tahun silam dalam ramalannya, Bapak Kasmadi dan Bapak Dwi, juga semua guru SMK di negeri ini sepertinya punya proyeksi yang sama untuk masa depan Indonesia lewat SMK.

“Kalau semua SMK bisa produksi mobil, dan masyarakat membeli mobil dari SMK, otomatis perawatan dan perbaikannya juga akan dilakukan di SMK, yang sekarang jumlahnya menyebar luas di pelosok negeri. Ini adalah mimpi yang bukan nggak mungkin,” harap Bapak Dwi, guru otomotif SMKN 2 Surakarta dengan senyuman ramahnya, menularkan energi optimis juga ke tim HAI saat berkunjung ke sekolah mereka Januari lalu.

“Ada pesanan atau nggak nantinya, kami akan tetap bikin. Karena ini, kan, bisa jadi pembelajaran untuk SMK lain. Ada lebih dari 4200 SMK dengan jurusan otomotif dari 9000 lebih SMK yang ada di Indonesia, mereka juga pasti bisa membuat mobil,” ujar Bapak Kasmadi, Humas SMKN 2 Surakarta optimis.

Keyakinan ini bukan tanpa maksud. Sama seperti keyakinan Bapak Joko Sutrisno tiga tahun silam dalam ramalannya, Bapak Kasmadi dan Bapak Dwi, juga semua guru SMK di negeri ini sepertinya punya proyeksi yang sama untuk masa depan Indonesia lewat SMK.

“Kalau semua SMK bisa produksi mobil, dan masyarakat membeli mobil dari SMK, otomatis perawatan dan perbaikannya juga akan dilakukan di SMK, yang sekarang jumlahnya menyebar luas di pelosok negeri. Ini adalah mimpi yang bukan nggak mungkin,” harap Bapak Dwi, guru otomotif SMKN 2 Surakarta dengan senyuman ramahnya, menularkan energi optimis juga ke tim HAI saat berkunjung ke sekolah mereka Januari lalu. 


 

 

 


Related News

Cewek Hai

lahir 19-05-1994,berumur 18 tahun dan kuliah di Unisadhuguna International College jurusan Marketing & Advertising. Hobby nyanyi,hang out,travelling dan main piano.

8 Vote
button_cewekhai_lainnya